SASASTRA - MARI PERGI SUDAHI SAJA
MARI PERGI SUDAHI SAJA
Tak habis pikir
Dunia seperti mengikir
Tangan seolah memanggil
Memanggil untuk menggigil
Pulang, resah, percuma
Lari jauh kemana saja
Adil pergi berkelana
Tinggal sisa bodong saja
Janji taruh di celana
Dijinjing menerjang air kehidupan
Perut melembung meledak kapan saja
Roh terbang ke atas nirwana angan
Kata terlalu berdiksi
Banyak omong, makna kosong
Jalan masih pasir jerami
Mulut berubah menjadi terbengong
Tak kupikir penguasa akan begini
Gemuk mereka, kempis rakyatnya
Permulaan bahagia hanya ironi
Lantas, dimana rubah jalannya?
Rebut, kuliti, caci
Mungkin sudah menjadi tradisi
Tulang bukan muda
Namun ada saja prasyaratnya
Sudahi saja
Saatnya mendunia
Hak lama sudah tiada
Berubah menjadi rata sama dengan dunia
Nyata, janji hanya sebatas janji semata
Oleh Amanda Aprira
Komentar
Posting Komentar