SOTD — Waktu yang Membeku
Waktu yang Membeku Oleh Prem Aku berjalan dengan menggendong tas ranselku. Menggenggam ponsel kesayanganku dan mengenakan pakaian terbaikku. Tak lama aku sampai di suatu tempat yang penuh dengan keramaian. Ada yang berkumpul bersama keluarga, namun ada yang duduk seorang diri. Aku melihat mereka saling bercanda dengan keluarganya, ada yang senyum dengan dirinya sendiri, namun aku juga melihat beberapa orang yang menyimpan rasa sedih di balik mata mereka. Aku juga melihat banyak orang sepertiku, berdiri seorang diri menunggu sesuatu yang akan menjemputnya. Ya, di sinilah aku sekarang. Di sebuah stasiun kereta yang dipenuhi akan para insan yang akan memulai kehidupan barunya. Kami saling menunggu kereta untuk menjemput kami, menuju suatu tempat indah untuk memulai hidup baru kami. Aku menarik napas panjang, memandang jauh ke depan. Lalu aku merogoh sakuku dan menemukan selembar kertas yang tertulis namaku dengan keterangan peron nomor 4, waktu keberangkatan pukul 12:27. Aku pun berj...